pelestarian lingkungan

Pelestarian Lingkungan
Pelestarian ingkungan adalah  suatu cara untuk menjaga lingkungan agar tetap asri, bersih, dengan cara mengurangi pencemaran tanah, air dan udara dan menyejukkan lingkungan dengan pepohonan. Pencemaran ada 3 macam, yaitu pencemaran air, tanah dan udara. Pencemaran ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat akan kelestarian lingkungan. Terutama para pemuda, yang kurang peduli akan lingkungan mereka. Mereka hanya memikirkan pekerjaan atau aktivitasnya saja. Masyarakat sering membuang sampah disembarang tempat.
Masyarakat membuang sampah organik  dan anorganik tidak dipisahkan, hal itu menjadikan tercemarnya tanah dan air. Pencemaran air yaitu tercemarnya air oleh limbah anorganik maupun organik. Jika limbah organik dibuang di perairan dapat menyebabkan tumbuhnya enceng gondok. Contoh pencemaran air  yang sering terjadi yaitu banjir, terjadi karena tumpukan sampah anorganik disungai yang menyebabkan air tidak dapat mengalir sehingga air tergenang. Seharusnya membuang sampah sesuai dengan jenis sampah tersebut. Untuk mengurangi limbah pencemaran, sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompas yang mempunyai harga jual tinggi. Sedangkan, sampah anorganik dapat didaur ulang kembali menjadi barang-barang yang berguna bagi masyarakat, seperti tas yang berasal dari hasil daur ulang plastic.Sampah organik dan anorganik dapat bermanfaat untuk lingkungan dan dalam bidang komersial masyarakat.  
Pada saat ini, lingkungan perkotaan dan pedesaan mulai terusik oleh pencemaran udara dan bencana alam. Pencemaran itu sendiri disebabkan oleh manusia yang tidak peduli dengan lingkungannya, seperti tumbuhnya bangunan-bangunan baru dilokasi penghijauan(hutan). Dimana pohon-pohon yang seharusnya menjadi paru-paru dunia justru ditebang untuk kepentingan pribadi, seperti ilegaloging dan pemukiman yang tidak pada tempatnya. Hal ini, menyebabkan terjadinya tanah longsor, banjir dan pencemaran udara yang berlebihan karena pohon yang seharusnya berfungsi untuk menyaring udara, meneyerap dan menahan air, penyejuk dan penghias lingkungan sudah mulai berkurang.
Menurut notohadiprawiro (2006), persoalan lingkungan terutama ditimbulkan oleh permuiman manusia dan industri. Secara potensial kedua macam kegiatan itu merupakan sumber dampak berat atas lingkungan karena:
1.      Manipulasi lingkungan sehingga menjauhi keadaan semula  tanpa memberikan kompesasi yang sepadan,
2.      Banyak menggunakan dan menghasilkan zat atau bahan yang asing bagi lingkungan pada umumnya.
3.      Limbah yang dihasilkan banyak yang tidak terdaur ulangkan dan
4.      Intensitas kegiatan persatuan tempat dan atau waktu tinggi. Faktor-faktor dampak ini saling berkaitan erat. Memakai dan membajak atau bahan yang asing lingkungan menghasilkan yang asing pula. Mengingat ini semua, maka persoalan ini merupakan salah satu  dampak atas lingkungan.




Gambar penanaman Mangrove



Pembuatan pupuk kompos




Daur ulang sampah anorgani

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar